Rabu, 31 Desember 2014

Saving Tomato seeds

Posting ini beberapa lama berada di draft saya, sedari setelah saya panen tomat. Anda bisa kapan saja menjumpai tomat yang menarik baik dari bentuk, warna maupun rasanya. Anda bisa menanam dari bijinya. Tentu saja Anda bisa menyimpan bijinya terlebih dahulu apabila Anda tidak langsung dapat menanamnya. Saat itu saya mencoba menyimpan biji tomat untuk ditanam kembali dan berikut ini adalah yang saya lakukan. 


Buah tomat memiliki semacam lendir yang membungkus bijinya. Untuk menghindari penyakit yang bisa jadi terbawa seperti virus, Anda perlu membersihkan lendir yang ada pada biji tomat. Bagaimanakah caranya? Cukup mudah, yaitu dengan melakukan fermentasi pada biji tomat.

Pilihlah buah yang sehat dan sebisa mungkin masak di pohon. Belah melintang dan keluarkan bijinya pada sebuah mangkuk.





Tambahkan satu sendok air dan aduklah, tutup dengan sehelai plastik dan simpan di tempat yang hangat selama 2-3 hari. Anda dapat meletakkannya di atas kulkas. 




Setelah 2-3 hari disimpan di tempat yang hangat, biji tomat Anda akan diselimuti lapisan berwarna putih. Ini pertanda proses fermentasi telah berlangsung. 



Buka plastik penutupnya dan cucilah biji tomat yang telah terfermentasi. Anda bisa  menggunakan saringan teh untuk mencucinya. Cuci hingga biji bersih dari selaput lendir yang membungkusnya dengan menggosok biji tomat pada saringan teh sembari dialiri air bersih.  



Tiriskan, letakkan pada lembaran kertas tissue atau kain. Angin-anginkan hingga biji benar-benar kering. Ciri biji yang telah kering adalah ia tidak lagi menempel satu dengan yang lain. Setelah kering, simpan dalam plastik atau amplop dan beri label nama dan tanggal Anda menyimpan. Mudah bukan?


13 komentar:

  1. Assalam Hari.. selamat tahun baru 2015 .. terima kasih diatas perkongsian ilmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaykumussalaam Kak Mar...
      Sama-sama... Semoga bermanfaat.
      Selamat tahun baru 2015 juga untuk Kak Mar bersama keluarga..

      Hapus
  2. So easy! I love the process you use! Thank you so much for passing it along! All the best! Nicole

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks, Nicole. I too wish you all the best and happy new year..

      Hapus
  3. Ternyata butuh ketlatenan banget ya...sayanya tinggal minta aja

    BalasHapus
  4. Ternyata butuh ketlatenan banget ya...sayanya tinggal main minta aja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he... artinya ada yang bantuin menanam, semoga berhasil ya..

      Hapus
  5. As salam..
    tima kasih kongsi info yang sangat berharga ini...
    Happy New Year n happy gardening...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaykumussalaa..
      Sama-sama Kak Ana.. I too wish you happy new year and happy gardening..

      Hapus
  6. Balasan
    1. Sama-sama, Bu Endah, semoga bermanfaat..

      Hapus
  7. Mudah sekali ya? Terima kasih sudi singgah di blog saya. Tapi kamu faham ngak bahasa melayu malaysia? Mau di panggil apa kamu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak Honey, mudah.
      Faham sikit je, tak banyak, xi xi.. :)

      Hapus